Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Menikah Muda Dalam Islam Itu Sangat Dianjurkan !! Ini Dia 7 Alasannya



Menikah Muda Dalam Islam Itu Sangat Dianjurkan, kenapa?

Mungkin pernyaataan itu sering kita dengar karena dengan menikah muda kita akan mendapatkan beberapa manfaat sekaligus.

Menikah muda juga sangat di saran kan oleh agama Islam dan juga pemerintah kita tercinta yaitu Indonesia.

Nah apa sajakah yang akan kita dapatkan dengan menikah muda ??

Berikut ulasan lengkap nya.

Manfaat / Alasan Mengapa Menikah Muda Itu Harus


1. Terhindar Dari Dosa


Alasn yang paling mendasar adalah dengan menikah kita akan terhindar dari dosa dosa saat pacaran.

Dalam Islam sendiri pacaran dilarang karena bisa menimbulkan fitnah dan yang paling besar adalah bisa terjerumus ke dalam " Zina ". Zina sendiri banyak sekali macam nya bahkan berpandangan mata ( di iringi nafsu ) dengan lawan jenis yang bukan mukhrim pun sudah termasuk ke dalam dosa zina.

2. Membuka Pintu Rejeki


" Dan nikahkanlah orang orang yang masih sendiri ( belum menikah ) di antara kalian, demikian pula budak laki laki dan budak perempuan kalian. Bila mereka dalam keadaan fakir maka Allah akan mencukupkan mereka dengan keutamaan dari Nya. " ( QS : An Nur 32 )

Itulah janji Allah SWT bagi kalian agar segera menikah di usia muda.

3. Menyempurnakan Separuh Agama


Rasulullah SAW pernah bersabda :

" Jika seseorang menikah maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karena nya bertakwalah kepada Allah SWT pada separuh agama lainnya. ( HR. Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman )

Dari hadist di atas para ulama menjelaskan bahwa pada umumnya yang merusak agama seseorang itu adalah dua hal yaitu " Kemaluan " dan " Perut " nya.

Kemaluan paling dekat dengan zina sedangkan perut itu bersifat serakah jadi jika seseorang sudah menikah ia bisa di katakan sudah menyempurnakan separuh dari agama nya. Tinggal menjaga separuh nya lagi yaitu perut dari keserakahannya.

4. Tumbuh Dewasa Bersama Pasangan


Biasa nya saat menikah di usia muda kita sebagai laki laki belum bisa dikatakan sukses secara finansial. Biasa nya usia usia muda adalah usia saat kita berproses mengejar mimpi mimpi serta cita cita di masa depan. Dengan menikah kita akan merasakan susah nya hidup bersama istri dalam segala kesederhanaan dan keterbatasan. Tumbuh bersama, tertawa bersama, sedih bersama sampai tiba saat nya kesuksesan berdiri di depan kita.

5. Menjalani Pacaran Yang Lebih Indah Serta Berpahala


Di usia muda memang merupakan usia yang pas untuk bersenang senang. Biasa nya anak muda jaman sekarang menikmati nya dengan pacaran yang dapat mengakibatkan dosa, namun beda cerita nya jika kita sudah menikah.

Kita bisa berpacaran setelah menikah lebih bebas dan tentunya tanpa di bayangi oleh dosa dosa, justru akan mendapatkan pahala tentunya.

6. Umur Anak Tidak Terpaut Jauh


Katakan lah kita menikah di usia 21 tahun dan langsung mempunyai anak di usia 22 tahun. Maka saat anak kita berumur 22 tahun juga dan mengikuti jejak kita menikah muda dan memiliki anak pula itu berarti umur kita masih di kisaran 45 tahun. Dan di umur 45 tahun itu kita sudah memiliki cucu, tentunya sangat menyenangkan bukan.

Berbeda jika kita menikah di usia 35 tahun misal nya. Saat umur kita sudah memasuki angka 50 tahunan lebih kita masih harus bekerja membanting tulang untuk keperluan biaya kuliah anak kita yang tentunya memiliki nominal yang sangat besar.

7. Rasulullah SAW Pun Menikah Di Usia Muda


Kita semua tahu bukan bahwasanya jika Nabi Muhammad SAW menikah di usia yang tergolong muda yaitu 25 tahun. Sebagai umatnya tentu kita juga wajib mengikuti apa saja yang di lakukan oleh beliau termasuk dalam hal menikah di usia muda.

Dan tahukah kamu mahar apa yang di berikan oleh Rasulullah SAW kepada Khadijah ??? Yaitu 20 ekor unta muda yang mungkin kalau sekarang di nilai dengan rupiah angka nya mencapai ratusan juta rupiah.

Itu lah berbagai Manfaat / Alasan Menikah Muda Dalam Islam. Semoga artikel di atas bisa membantu anda sekalian yang berencana menikah sehingga di segerakan jodoh nya dan tidak ada yang menghalangi lagi dari ibadah yang menyempurnakan separuh agama ini. Terima kasih dan selamat menempuh hidup baru.

Ketahui 4 Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam

Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam

Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam. Menikah dalam Islam memiliki pahala yang sangat besar bahkan Rasulullah pernah bersabda dalam sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Al Baihaqi bahwa menikah adalah langkah untuk menyempurnakan separuh agama.

Jadi setelah kita menikah tugas kita hanya lah tinggal menjaga pernikahan dan juga melengkapi separuh agama lainnya dengan bertaqwa kepada Allah SWT tentunya.

" Jika seseorang menikah maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karena nya bertakwalah kepada Allah SWT pada separuh agama lainnya. ( HR. Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman )

Selain menyempurnakan separuh agama menikah dengan sesegera mungkin juga memiliki banyak manfaat di antara nya adalah membuka pintu rejeki, terhindar dari dosa zina dan juga masih banyak manfaat lainnya dengan menikah.

Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam


Di Indonesia sendiri yang merupakan negara pemerintahan tentu banyak sekali peraturan yang harus di taati oleh warga nya tidak terkecuali soal pernikahan.

Ada prosedur prosedur yang harus di laksanakan jika ingin melangsungkan pernikahan, selain prosedur resmi dari KUA sebagai pihak yang di tugaskan oleh pemerintah biasa nya juga ada aturan tertentu dimasyarakat lainnya seperti yang akan kita bahas kali ini yaitu tentang Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam.

Berikut ceramah dari Buya Yahya tentang Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam.

Dari ceramah tersebut bisa disimpulkan beberapa hal berikut.

1. Hari Pernikahan Terbaik Adalah Secepatnya


Pernikahan merupakan jembatan menuju kehidupan rumah tangga yang penuh dengan keberkahan jadi sebaik baik nya hari pernikahan adalah secepatnya karena sesuatu yang baik memang harus dilakukan dengan cepat.

Jangan menunda nunda hari pernikahan karena bisa jadi selama waktu penundaan tersebut bisa saja terjadi hal hal yang tidak di ingin kan karena godaan setan tentunya akan banyak bagi orang orang yang menunda kebaikan.

2. Dilarang Menghitung Hari Pernikahan Karena Takut Terjadi Musibah Ataupun Tidak Datangnya Keberkahan


Dalam beberapa adat di Indonesia biasa nya sebelum melakukan pernikahan di harus kan mendatangi orang pintar atau pun " ahli hikmah " untuk menentukan hari pernikahan yang baik.

Biasanya hal ini di lakukan karena mereka takut jika menikah sembarangan akan banyak musibah yang datang dan keberkahan pernikahan tidak akan menghampiri.

Ini adalah pendapat atau kebiasaan yang salah karena dengan pernikahan justru keberkahan akan muncul sedangkan masalah musibah atau bencana tidak ada sangkut paut nya dengan pernikahan. Karena semua musibah dan bencana sudah tertulis dalam kitab " Lauhul Mahfuz " bahkan sebelum kita lahir.

3. Boleh Menghitung Hari Namun Hari Kesempatan Saja


Dalam ceramah Buya Yahya tersebut di sebutkan bahwa boleh menghitung hari pernikahan namun hari kesempatan saja.

Hari kesempatan adalah hari dimana anda dan keluarga bisa melangsungkan pernikahan tanpa ada acara lain sebagai halangan. Misal nya saja jika kita ingin mengundang seorang Kyai atau Ustadz maka diperbolehkan menghitung hari dimana Ustadz tersebut tidak ada acara dan bisa datang ke pernikahan.

4. Menikah Itu Sebenarnya Mudah Maka Jangan Dipersulit


Menikah dalam Islam itu sebenar nya mudah, syarat nya hanya 5 yaitu Pengantin Pria, Pengantin Wanita, Wali, 2 Orang Saksi dan juga Ijab Qabul. Jika terpenuhi 5 syarat tersebut maka pernikahan bisa dilaksanakan kapan saja.

Namun sebagai warga negara juga kita di tuntut untuk mengurus surat pernikahan di KUA agar pernikahan tersebut sah secara agama dan juga secara negara.

Jadi menikah sebenarnya itu mudah dan yang membuat sulit biasanya adalah adat yang memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Maka dari itu untuk menghindari dosa sebaiknya laksanakanlah pernikahan secepat nya walaupun secara sederhana namun untuk para calon suami juga jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk bermalas malasan mencari biaya pernikahan.

Muliakan lah calon istrimu dengan pernikahan yang wajar karena menikah hanya sekali seumur hidup.

Demikianlah artikel tentang Hukum Menghitung Hari Pernikahan Dalam Islam semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat bagi pembaca yang sedang berencana melangsungkan pernikahan. Dan semoga pernikahan anda semua membawa keberkahan dunia dan akhirat.