Ketahui Bahaya Minuman Energi Untuk Anak-Anak

Ketahui Bahaya Minuman Energi Untuk Anak-Anak

Minuman Energi Untuk Anak-Anak ternyata tidak hanya mengancam kesehatan, namun juga sanggup mengakibatkan kematian. Hal ini diperkuat oleh sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Amerika. Lebih dari 2000 masalah bawah umur jatuh sakit jawaban minuman energi antara 2010 dan 2013. Anak-anak terutama di bawah 6 tahun akan mengalami kejang, irama jantung yang tidak teratur serta tekanan darah yang sangat tinggi, sehabis minum minuman berenergi.

Bahaya Anak jika Mengkonsumsi Minuman Berenergi

Banyak kasus, anak-anak tidak sadar mengkonsumsi minuman berenergi sebab menemukannya di lemari es, atau ditinggalkan oleh orangtuanya di meja. Minuman ini berbahanya untuk bawah umur sebab mengandung kadar gula dan kafein yang tinggi. Efek peningkatkan energi yang cepat dari minuman berenergi yaitu berasal dari adonan bahan-bahan lain menyerupai dari taurin dan l-carnitine, ginseng dan asam amino.

Kasus penyakit yang berafiliasi dengan minuman energi meningkat  dengan pengaruh samping menyerupai kerusakan hati, gangguan jantung, kejang bahkan kematian. Minuman berenergi yang mengandung zat tambahan, menyerupai asam amino dan ekstrak flora mengakibatkan gangguan kesehatan yang lebih parah dibandingkan minuman serbuk yang memiliki kandungan utama kafein.

Tidak sedikit orang yang menyadari potensi pengaruh samping yang serius dari minuman energi terutama apabila dikonsumsi oleh anak-anak. Sehingga mereka menempatkan minuman dengan susukan yang gampang dan tidak menyadari bahwa mereka meninggalkan risiko mematikan untuk buah hatinya.

Kedepan, mungkin akan lebih baik apabila minuman berenergi memiliki label khusus menyerupai yang tercantum dalam kemasan rokok dan alkohol. Selain pada anak-anak, minuman berenergi juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang dewasan yang memiliki riwayat gangguan kejang, aritmia atau kecenderungan terhadap tekanan darah tinggi.

Kesimpulan
  1. Minuman berenergi sangat berbahaya untuk anak bahkan sanggup memicu kematian,
  2. Anak-anak biasanya tidak sengaja meminum minuman berenergi, yang ditinggalkan oleh orang dewasa,
  3. Gejala Anak terkena pengaruh samping minuman berenergi yaitu kejang, irama jantung yang tidak teratur serta tekanan darah yang sangat tinggi.
Baca Juga

Share this